Cerita tentang Aku dan Volunteer

August 04, 2020

aindhae dan volunteer

Kali ini aku mau menulis mengenai pengalaman menjadi volunteer di beberapa event di Jabodetabek selama kuliah di Bogor.
Kegiatan volunteer ini cuma hanya seberapa dari sekian volunteer yang aku daftar tapi gak diterima. Tapi gak pernah lelah buat daftar ini itu.
Senang aja ikut kegiatan volunteer dapat relasi, pengalaman, fee dan hal tak terduga lainnya. Oh iya, selama jadi volunteer sepertinya lokasi mulai dari briefing sampai acara sebagain besar baru aku datangin. Jadi kayak jadi referensi aja, oh aku pernah kesana buat acara ini itu.


DISRUPTO 2018

Yah, di DISRUPTO lah aku pertama kali menjadi volunteer di bagian registrasi. Persyaratannya gak terlalu neka-neko, tapi kenapa bisa diterima yah? Hmmm.. event ini emang merekrut volunteer yang cukup banyak sekitar 500an orang yang menjadi volunteer padahal gak ada pengalaman menjadi volunteer sama sekali. Volunteer dapat id, kaos, e-sertifikat serta fee di akun MayBank. Lucu waktu briefing volunteer di Auditorium TVRI, ada konsumsi untuk semuanya berupa konsumsi pizza (1 potong per orang kok) sama air, tapi pas hari-H ternyata makan gak ditanggung. Padahal kupikir bakal diberi makan atau aku salah pengertian. Padahal sudah lapar banget, mana pas pertukaran shif telat sejam euy. Akhirnya makan bareng beberapa volunteer di warung kaki lima, 15 ribu doang tapi puas karena potongan ayamnya besar. Kalo makan di dalam lumayan mahal terus porsinya sedikit, ya wajar sih wong acaranya di Plaza Indonesia. Alhasil, niatnya yang mau nambah shift  malah gak jadi. Padahal tugasku cuman ngarahin dan bantuin peserta untuk registrasi tapi capek banget, pegal mungkin karena berdiri juga.


Try Out SuperSTAN Chapter Bogor, 2019

Kali kedua jadi volunteer yaitu di event try out SuperSTAN Chapter Bogor. Disini gak ada bagian-bagian, tapi lebih ke panitia yang bisa menghandle acara mulai persiapan, registrasi peserta, pendistribusian lembar jawababan dan soal, pelaksanaan try out, mengawasi try out, hingga merapikan kembali peralatan yang digunakan. Kalo yang bagian ini udah beres, pindah job bantuin yang lain, yah gitu lebih ke multitasking.
Baik briefing sama acaranya di Sekolah Kesatuan Bogor. Alhamdulillah kali ini ada sarapan + makan siang yang dibeliin sama PICnya sama fee juga.


Try Out PTN.id Chapter Bogor, 2019

Acara try out PTN.id ini masih se-line sama try out SuperSTAN. Saat dihubungi bahwa diterima jadi volunteer di try out SuperSTAN sudah sekalian ditanyain apakah berminat juga jadi volunteer di PTN.id yang cuma beda seminggu pada hari pelaksanaan. Tugasnya juga kurang lebih sama seperti try out SuperSTAN, tapi pesertanya 3 atau 4 kali lebih banyak. Tetap dapat makan siang yang bebas mau beli apa tapi dijatah sama PICnya tapi tetap enak.


Kongres Sungai Indonesia (KSI) 4.0, 2019

Volunteer Kongres Sungai Indonesia 4.0
Volunteer Kongres Sungai Indonesia 4.0 via aindhae

Waktu pengumuman briefing volunteer (KSI) itu sehari sebelum jadwal, untung bisa datang. Briefingnya di kantor KSI di daerah cikatomas dan lumayan resmi karena sampai tanda tangan surat pernyataan gitu, ada rule buat volunteer. Baru tau aingg. Volunteer bebas mau pilih sesi kapan aja dari 4 hari acara. Aku milih ngambil shif hari sabtu karena libur di bagian registrasi, taoi awal datamg jadi bantuin bagian lain kalo lagi gabut. Awalnya gak nginap tapi setelah diajakin 2 teman sesama volunteer buat nginap aja akhirnya mau bermalam minggu disana. Aku kan gak ada persiapan buat baju ganti tapi volunteer satunya juga gak bawa baju ganti, yah udah samaan. Sampai dipinjamin sikat gigi dan alat mandi padahal baru ketemu saat itu juga. 
Kita tidurnya di tenda beralaskan matras, udah kayak anak pramuka. Masih untung waktu itu bawa mukenah jadi bisa dijadikan selimut soalnya dingin euy. Berhubung ada cerita horor dari peserta KSI, peserta dan volunteer yang sebelumnya tidur di tenda dari BNPB di bawah pohon pinus pindah ke tenda karnaval buat acara yang berada lapangan. Tapi wajar sih ada horornya acara di Bumi Perkemahan Cibubur kok yang notabene kebanyakan hutan. Penutupan dipindahkan di BNPB Training Center karena mereka menawarkan akomodasi bus. Sekalian liat-liat disana, ternyata tetanggaan sama Pusat Penanggulangan Teroris. Kalo di KSI ditanya dapat apa? Aku bilang dapat trip jalan-jalan gratis. Tapi ada sertifikat, id, googie bag, makan full ditanggung kok sama ada feenya juga (padahal awal perjanjian tuh gak ada fee tapi rejeki mah gak lari kemana).


YOUNG on Top National Conference (YOTNC) 2019

Registrasi pesera YOTNC 2019
Registrasi pesera YOTNC 2019 via twitter.com/YoungOnTop

Sumpah gak tahu kalo saat itu lagi difoto. Loh kayak aku? Cewek yang pake jilbab kuning itu aku yah, baru nyadar lama setelah acara buat ngecek akun twitter YOT.
Aku pernah daftar buat jadi volunteer di Acara YOT dan gak diterima tapi katanya kalo mendaftar lagi akan lebih diprioritaskan. Ternyata benar, aku diterima jadi volunteer di YOTNC yang mayoritas volunteernya anak komunitas YOT juga, aku nggak. Ada 3 pertemuan sebelum acara kayak briefing dan meeting buat volunteer yang diharuskan untuk datamg tapi aku gak datang, maafkan diriku. Yah gimana bukan hari libur oi padahal harus ngampus dulu. Aku milih bagian registrasi lagi. Aku cuma beberapa kali jadi volunteer tapi cuma ini yang dapat "materi" lebih banyak. Mulai dari id, snack, sama makan siang, fee, saldo gopay, 50 ribu unttuk buat akun rekening BRI plus merchandise dari booth yang ada. Merchandisenya macam-macam, ada gelas, tumbler, notebook, keychain, samoai dapat buah naga juga. Makan malamnya yah di prasmanan yang  ditujukan buat tamu VIP tapi gak ada yang makan, kitalah yang ditawari. 
Acara selesai aku gak langsung pulang. Aku pernah daftar buat dapat tiket gratis untuk pertunjukkan Korea tentang Gugak di Nusa Theater, sedangkan YOTNC di Kartika Expo yang masih bagian dari Balai Kartini dan masih di hari yang sama juga, girang gak sih. Gimana yah, habis capek dari ngevolunteer dapat hiburan deh padahal gak disengaja loh.
Setelah acara aku sadar kenapa aku tetap bisa menjadi volunteer padahal 3 kali mangkir dari briefing. Feenya ternyata dipake buat beli charger laptopku karena rusak, gak perlu minta duit ke emak deh. Rejeki emang gak lari kemana.


ENNICHISAI 2019

Volunteer street crew ENNICHISAI 2019
Volunteer street crew ENNICHISAI 2019 via ENNICHISAI

Terakhir, kegiatan volunteer terkahir sebelum melepas gelar.mahasiwa saat masih kuliah di Bogor yaitu ENNICHISAI. Anak Jejepangan pasti tahu baget nih acara apalagi anak Jabodetabek. ENNICHISAI kan festival jepang tentu diselenggarain sama orang Jepang dan untuk tiap divisi volunteer akan dipimpin oleh PIC yang notabene juga orang Jepang. Volunteernya juga kebanyakan emang yang suka Jepang, sampe ada yang udah berkali-kali jadi volunteer wah~. Disini gak ada shift harus full 2 days. Briefing sama acara di Blok M tapi tetap aja aku muyar-mutar duku baru ketemu lokasinya. Oh iya aku pilih Street Crew yang merekrut volunteer paling banyak dibagian situ biar persentase diterima lebih besar. Street Crew itu kayak bodyguard pawainya. Ituloh yang buka jalan sama batasin antara penonton agar tidak terlalu dekat dengan pawainya. Volunteer dapat topi, 2 baju kaos dan khusus street crew dapat kaos tangan buat melindungi tangan (iyalah~) saat megang tali tambang buat pawainya. Pawainya 3 kali itu pas siang, sore dan malam. Itu semua minimal jam, tapi lebih lama lagi pas pawai siang dan malam, apalagi pas penutupan. Saat gak tugas jadi bisa dimanfaatin volunteer untuk istirahat atau keliling liat booth yang ada. 
Oh iya, saat pawai sore di hari ke-2 tuh PIC sempat kesal karena telat tapi gak melampiaskan ke volunteer tapi kayak marah ke diri sendiri gitu. Dari sini jadi sadar bahwa orang Jepang memang benar-benar sangat menghargai waktu. Pulangnya volunteer bawa pristine sama yuzu semampunya, karena emang banyak banget tersisa. Ya wajar sih strete crew emang butuh air. Setelah jadi volunteer ENNICHISAI aku kayak capek banget. Besoknya ngampus gak sarapan malah minum kopi siangnya gitu lagi, malamnya kurang istirahat ( gak mau kayak gini lagi). Akhirnya KO alhasil gak jadi ketemu dosbim jadi kolokium ditinda seminggu lagi. 

You Might Also Like

2 komentar

  1. Volunteer disini maksudnya event ya? Aku kira kayak volunteer ngajar dll gitu. Tapi emang seru banget sih waktu kuliah aktif ikut acara2 gini. Nambah banyak temen dan pengalaman2 baru yang belom pernah dilakuin sebelomnya. Makasih udah berbagi :) semoga jadi inspirasi buat yang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya volunteer event jadi cuma sekali terus lepas deh, emang lebih suka yang ini karena buat ngisi waktu kosong yg gak tentu waktu kuliah. Kalo volunteer kayak ngajar kan biasanya terikat jadi harus siapin waktu krn ada rutinitasnya.
      Iya sama-sama.

      Delete

Terima kasih telah mengunjungi aindhae.com. Silahkan komentar dengan bijak. No spam please!
Link error? Tell me please.

PART OF