Pengalaman Tes SKD CPNS 2019 di Kementerian Pertanian

February 13, 2020

Pengalaman Tes SKD CPNS 2019 di Kementerian Pertanian
Auditorium Kementerian Pertanian sebagai Lokasi Pelaksanaan SKD Kementerian Pertanian Tilok DKI Jakarta via aindhae

Bulan februari diramaikan dengan tes SKD CPNS yang selenggarakan secara serentak pada tahun ini. Termasuk aku yang juga mendaftar CPNS sebagai Ahli Pertama – Pengawas Mutu Pakan di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Ternak Denpasar, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kementerian Pertanian.
Kali ini adalah tes ketiga mendaftar CPNS dengan formasi jabatan dan instansi yang sama yang gagal setelah berhasil mengikuti tes SKB. Tahun 2017 mendaftar di lokasi penempatan yang sama pada tahun ini yaitu Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Ternak Denpasar  sedangkan tahun 2018 mendaftar di lokasi penempatan Seksi Pakan Olahan, Ternak Perah, Unggas, Dan Aneka Ternak, Subdirektorat Pakan Olahan, Direktorat Pakan. Semoga kali ini rejeki untukku tahun ini menjadi CPNS. Aamiin.
Aku yang berdomisili di bogor jadi waktu mendaftar memilih lokasi tes di DKI Jakarta karena lebih dekat. Kebetulan tesnya dilakukan di Kementerian Pertanian. Lokasi pelaksanaan tes SKD yaitu di Gedung Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian di Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan, Pasar minggu, Jakarta Selatan. 
Waktu pelaksanaannya sendiri yaitu Selasa – Jumat, 11-14 Februari 2020 dan peserta tes SKD diurutkan berdasarkan abjad sehingga jadilah diriku mendapat jatah tes pada hari pertama yaitu Selasa, 11 Februari 2020 pukul 14.30. Aku berangkat dari bogor sekitar jam 9 dengan estimasi waktu perjalanan 2 jam. Nyampe disana sekitar jam setengah 12 , itupun masih leyeh leyeh, singgah sana singgah sini santai pokoknya. Sengaja datang cepet biar bisa lihat keadaan dan situasi disana. 

Baca juga:

Tiba di Lokasi

Saat datang gak ribet cari gedungnya yang mana, karena deket benget dari pintu masuk dan keluar. Ada satpam juga yang bantu mengarahkan. Di depan auditoriumnya udah ada kursi dan tenda tapi bukan tenda biru yah. Ada kursi yang dikhususkan untuk peserta yang akan ujian pada sesinya masing-masing. Jadi, kalo bukan sesinya belum boleh duduk disitu. Tenang, kita bisa menunggu di sebelah kirinya yang dikhususkan untuk menunggu dan pengantar. 

Nunggu...

Sebelum duduk di kursi untuk peserta sesi IV (itu sesi ujianku), kami diminta untuk menuliskan nomor urut peserta di kartu peserta ujian di bagian atas untuk memudahan asensi peserta nanti yang bisa dilihat di pengumuman yang ditempel di depan auditorium. Setelah itu baru boleh duduk. Karena kecepatan datang jadilah saya lebih lebih banyak  waktu duduk tapi malah deg degan. Terus ingat kata temen yang diberitahu sama dosennya daripada gak jelas menunngu mending dihabiskan untuk dzikir. Tapi, sumpah ampuh banget untuk menenangkan hati dan pikiran. Oh iya, sambil menunggu akan disediakan air minum.
Nah saat duduk panitia tak akan berhenti untuk mengingatkan kami bahwa:
  1. Yang dibawa masuk ketika ujian nanti Cuma KTP atau surat dari pencatan sipil dan Kartu Peserta Ujian. Kartu peserta ujian harus sudah di ttd dan di potong menjadi dua sesuai petunjuk di kartu.
  2. Semuanya dimasukkan ke dalam tas selain dari KTP dan Kartu peserta ujian termasuk jam tangan, pulpen, ikat pinggang, bros dan lain sebagainya.

Cek keamanan

Setiap 10 peserta  akan diarahkan masuk ke dalam gedung sesuai urutan tepat duduk berdasarkan waktu kedatangan. Jadi siapa yang cepat itu yang lebih dahulu masuk. Di depan pintu masuk ada satpam yang bakal cek keamanan meggunakan krisbow metal dan mengecek isi tas. 

Absen

Setelah itu baru masuk kemudian absen. Nah disitu gunanya nomor urut tadi yang diminta untuk ditulis di kartu peserta ujian. KTP dan kartu peserta ujian akan di cek dahulu lalu panitia akan ttd di kartu kita. 

Bawa KTP dan kartu peserta, selain itu titip~

Selain KTP dan kartu peserta ujian tadi yang telah dimasukkan ke dalam tas akan dititipkan lalu diberikan “nomor penitipan”. Insya Allah barang kita aman

Scan barcode + dapat nomor pin tes

Kita akan menuju meja panitia yang di depannya telah ada laptop. Kartu peserta ujian kita akan di scan barcode lalu akan dituliskan nomor pin di kartu yang akan di pakai saat login untuk tes SKD nanti.

Absen lagi..

Absen lagi dengan menuliskan pin sesi yang telah diberikan di meja sebelumnya.

Stempel kartu peserta dan penyerahan lembar panitia

Kartu peserta ujian akan distempel di bagian foto sedangkan lembar panitia ujian akan disimpan oleh panitia setelah distempel.

Tangan distempel cpns 

Salah satu tangan distempel sebagai tanda atau bukti telah mengikuti tes SKD CPNS. 

Cek keamanan lagi, siapa tahu ada yang terlewatkan~

Pemeriksaan ulang menggunakan krisbow metal lalu diperiksa manual oleh panitia. Tenang, peserta wanita diperiksa oleh panitia wanita, begitupun pria kok. Info dari akun twitter BKN, panitia pernah ada yanh menemukan peserta yang sampai menggunakan jimat dan sebagainya. Jam tangan, ikat pinggang, bros dan barang lainnya dimana peserta lupa ataupun belum melepasnya maupun pemeriksaan sebelumnya yang luput dari panitia akan dilepas dan akan dititipkan yang bisa diambil setelah ujian.

Nunggu lagi ~

Peserta duduk di “ruang steril” kala kata panitia. Disini  kita disuguhkan dengan video penjelasan dan pengerjaan tes SKD berulang-ulang sampai mabok. Di ruangan ini aan diberikan air minum dan kesempatan terkahir peserta untuk berurusan dengan kamar mandi karena setelah masuk ruang ujian maka peserta tidak dibolehkan keluar lagi setelah tes selesai.

Bentar lagi tes SKD nih

Sekitar 20-30 menit sebelum waktu ujian yang telah ditentukan, peserta akan diarahkan menuju aula dimana tes SKD dilakukan. Di pintu aula ada panitia yang membagikan kertas sebagai corat coret selama tes sedangkan pensil tersedia di dekat laptop. Peserta yang terlebih dahulu akan diarahkan menuju bagian depan terlebih dahulu hingga penuh dan duduk di kursi yang di depannya telah ada laptop yang menyala dengan layar log in. Di ruangan ini panitia dari CAT BKN yang akan membantu peserta. Sambil menunggu peserta semua duduk, panitia memperkenalkan diri dan pembukaan atau penyambutan, gak lupa membuat lelucon untuk mencairkan suasana karena melihat peserta yang katanya tegang amat. TV Tani juga sempat meliput kami dari bagian depan (dan muka nongol). Saat semua peserta duduk panitia membagikan pin sesi yang terdiri atas 3 sesuai dengan bagian tempat kita duduk. Panitia memimpin kami semua peserta ujian untuk berdoa sebelum mulai ujian. Setelah itu mengisi halaman login yang terdiri atas NIK, nomor peserta ujian (tanpa spasi dan tanda hubung), pin (yang telah di bagikan sebelum masuk ruangan ketiak scan barcode kartu peserta ujian) dan pin sesi yang di beritahukan di ruangan tersebut (di pasang di layar ruangan aula). Dan klik login.

Sssstt... tes SKD udah dimulai

Peserta mengerjakan tes. Soal TWK itu membingungkan jadi beberapa nomor aku skip. Soal TIU paling banya yang aku skip karena soalnya panjang, yang soal deret dan premis kok susah yah. Soal TKP yang kukerjain semuanya tanpa skip. Semuanya kukerjain berurutan namun setelah sampai nomor 100, kembali ke soal yang aku skip dan mulai mengerjakan yang paling mudah lagi sambil melihat waktu yang tersisa. Pokoknya jangan sampai ada yang tidak terisi karena tidak ada sistem minus. Waktu habis dan Alhamdulillah jawaban terisi semua sambil deg degan lihat hasil. Alhamdulillah TWK 100, TIU 120 dan TKP 151 dengan total 371. Lolos passing grade namun masih harus menunggu hasil rekap nilai semua peserta lagi. Nilainya kucatat di balik kertas peserta ujian. Aku keluar ruangan sambil membawa kertas buat corat coret untuk diserahkan panitia lalu keluar ruangan.

Ngambil barang titipan

Nah, ini lumayan nunggu buat antri ngambil tas dan barang yang telah dititipkan. Tapi lumayan cepat sih menurutku karena panitianya banyak. Dan keluar ruangan. Selesai.
Nah, bagi yang ingin melihat nilai hasil SKD bisa dilihat di layar monitor depan auditorium. Nilainya diurut menurut nilai total tertinggi. Monitor ini akan menunjukkan hasil real time saat kita mulai ujian hingga selesai.
Oh iya, berhubung dapat giliran tes hari pertama, sesi awal, dan duduk di kursi bagian depan jadinya mukaku sempat di shoot dari Liputan TV Tani, mukaku tegang banget euyyy.


Pengumuman ~ Gak Lanjut SKB ~

Kementerian Pertanian pengumumkan hasilnya pada 23 Maret 2020. Aku tuh dua tahun berturut-turut pada CPNS sebelumnya lolos sampai tahap SKB, tapi kali ini harus menghentikan langkahku hingga tahap SKD. Belum rejeki sih padahal nilai SKD ku paling tinggi dibanding tahun sebelumnya
Aku berada di peringkat 9 dalam urutan nilai SKD, sedangkan yang diambil untuk jabatan dan formasi yang aku daftar itu cuma satu, jadi cuma 3 orang dimana 3 kali alokasi peserta untuk lanjut ke tahap SKB. So, dengan peringkat seperti itu,  gak lanjut ke tahap SKB....
Padahal menurutku soal SKD tahun ini lebih mudah dibanding tahun sebelumnya dan passing grade untuk SKD meliputi TWK, TIU dan TKP juga diturunkan. Sepertinya minat warga +62 sangat besar dalam menyambut CPNS tahun ini sehingga lebih getol belajar SKD. Meski gak lolos ke tahap SKB, tapi gak kecewa amat. Lebih kecewa waktu gak lolos tahap akhir tahun kemarin. Mungkin karena efek COVID-19 yang lebih membuat khawatir dan was was.
Ya sudahlah, aku harus menemukan jalan hidupku wkwkw. Balik ke realita dulu ~ packing barang buat pulang ke rumah di Makassar ~

You Might Also Like

4 komentar

  1. Keren kak, semangat trus, bagus alur penulisannya, bakat jadi penulis😊 saya sendiri lolos SKD dan lanjut SKB, semoga dapat NIP tahun ini😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah membaca, wwah semangat yah semoga dapat NIP tahun ini

      Delete
  2. Waa.. aku juga dulu ujian di sana tgl 12. Pulangnya nangis berember ember heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita beda sehari doang tesnya

      Semangat mba, mungkin rejeki nya gak disitu

      Delete

Terima kasih telah mengunjungi aindhae.com. Silahkan komentar dengan bijak. No spam please!
Link error? Tell me please.

PART OF