Tradisi Bukber Adspact di Ramadan 2024

April 06, 2024

Ada sebuah kebiasaan yang saya lakukan di bukan Ramadan bersama teman SMA yang rutin kami lakukan hingga sekarang dan sepertinya sudah menjadi tradisi kami yaitu bukber alias buka puasa bersama. Nah, perkumpulan teman SMA ini kami sebut, Adspact, yang merupakan nama grup kami yang disatukan dalam kelas sejak kelas XI yang terus bersama hingga kelululusan. Sepertinya di Ramadan di tahun 2011 kami melakukan bukber, jika saya tidak salah salah karena salah satu teman berkata tahun ini menjadi bukber ke 15 tahun. Artinya kami sudah rutin bertemu selama 15 tahun~ wow. Biasanya kami ngumpul saat acara sakral seperti pernikahan yang menghadirkam teman sekelas yang lebih banyak dibanding acara lainnya seperti akikah dll.

Tahun ini kayaknya panitianya pada sibuk jadi pilihan bukbernya di luar. Pilihannya cuma dua yaitu Maxone dengan sistem all you can eat dan hargnya 99 ribu dan satunya lagi di Viral Mie tapi pilih menu mulai harha 10 ribuan. Sistemnya voting dan berdasarkan polling maka tempat berbukanya di Maxone dengan hasil suara Maxone 24 suara dan Viral Mie 5. Ini salah satu bentuk demokrasi di lingkungan kecil wkwkwk ...

Flyer buat jadi undangn bukber pun sudah siap. Emang prepare banget tim panitianya sampai flyerpun disiapin. Hingga kahirnya hari H pun tiba.

D-Day 

Pagi sampe siang sore sempatin buat menyelesaikan draft kerjaan biar waktunya gak terbuang soalnya sorenya mau berangkat ke lokasi bukber. Sebekum berangkat sudah cukup heboh buat menentukan naik apa, meskipun ujung-ujungnya naik Pete yang sebenarnya menjadi pilihan pertama  buat ke lokasi menentukan. Kirain ada yang bawa mobil kan jadi bisa nebeng dan ternyata yang berangkat semua di waktu mepet. Makanya naik angkot tapi sama salah satu teman yang juga dari sudiang. Kalau disini angkot disebutnya pete-pete.

Saya bertemu dengan teman menunggu di pinggir jalan untuk menunggu angkot.  Setelah lebih dari 10 menit menunggu akhirnya ada juga pete-pete yang nongol dan masih ada kursi yang kosong dan perjalanan pun dimulai. Supir pete-pete pun gak menyia-nyiakan kesempatan agar pete-petenya penuh dengan penumpang. Setidaknya karena pete-petenya penuh jadi gak perlu singgah-singhah atau ngetem lagi.

Sayangnya, ternyata situasi dan kondisi jalanan di Makassar sangatlah padat. Di luar Ramadan saja padat apalagi saat Ramadan dan di waktu-waktu kritis yaitu sebelum waktu berbuka puasa, macey banget euy. Saya juga salah sih baru naik pete-pete saat sudah menunjukkan pukul 17.10. Harusnya berangkat lebih awal. Setidaknya meskipun naik pete-pete, salah satu kelebihannya adalah yang cukup ahli menerobos jalan meskipun pake mobil, biasanya kan yang sat set tuh motor.

Ada berapa titik yang macetnya bikin geleng-geleng kepala jadi cuma bisa mencoba senyum biar gak stress amat dan ada teman bareng juga. Jadi, ada yang menemani di kala duka. 

Berhubung lokasinya bukbernya di hotel yang tidak berada pinggir jalan raya jadi harus nyambung lagi pake ojol. Saya dan teman memutuskan untuk pesan ojol motor biar labih sat set karena sudah jam 6 lewat dan sepertinya sudah waktunya berbuka. Kami pesan ojolnya agak jauh sebelum turun dari pete-pete di titik penjemputan ojol biar pas turun langsung datang ojolnya. Driver ojol saya sempat nelpon buat ditungguin karena lokasinya yang agak jauh dan saya iyain berhubung masih di pete-pete juga. Ternyata strategi yang cukup bagus karena gak sampai semenit ojolnya sudah datang. Drivernya juga lincah jadi tiba di hotel 18.14. Tak berapa lama teman saya juga datang dengan ojolnya. Habis turun dari ojol baru menyempatkan berbuka dengan baca doa buka puasa dulu.

Tiba di Lokasi

Kami berjalan masuk ke hotel ke meja registrasi ulang buat di scan barcode yang diperoleh saat booking dan pendafatarn buat makan dan diberikan dua karcis. Lokasi bukber untuk outdoor berada di meka registrasi sehingga untuk masuk harus berjalan memutar melewati pintu untuk yang indoor. Di pintu inilah karcis yang diperoleh tadi diberikan ke petugas lalu dipersilahkan masuk. 

Meja untuk Adspact pun langsung terlihat setelah melalui meka registrasi tadi karena berada di sisi pinggir dan teman yang lain pun banyak yang belum datang. Sepertinya masih kecebak macet dan ada juga yang baru berangkat sebelum jam 6.

Kami langsung menuju meja prasmanan yang menyediakan snack dan minuman buat menyegatkan dahaga. Saya ngambil asinan, kurma, kue-kue, dan jus dan ketemu salah satu teman buat ngambil snack. Dia yang arahin lokasi snacknya dimana. Kami pun bersama-sama menuju ke meja. Kami duduk di kursi yang berada di ujung meja yang berada di pinggir di area outdoornya jadi gak terlalu padat.

Mana makannya kue-kuenya kayak habis orang kalap karena sudah keburu lapar dari tadi saat perjalanan. Kayaknya tadi buka puasa itu waktu lagi transit turun pete-pete ke naik ojol. Selesai makan kue dan minum, baru deh kami rame-rame pergi salat.

Salatnya di lantai 2 yang berada di sisi kanan gedung. Untungya tempat wudhu untuk perempuan berada di dekat musalla perempuan jadi enak soalnya tempat wudhu laki-laki di lantai 1. Setidaknya pihak hotel menyiapkan ruangan yang luas untuk salat meskipun tetap pengap saking padatnya orang. Saat salat, saya berpisah dari teman karena dapat tempat buat salat dekat pintu dan yang lainnya cukup masuk ke dalam. Setelah salat, saya menunggu mereka di luar dan cukup lama. Ada kali 15 menitan. Ini saya yang kecepatan atau mereka yang kelamaan. Ternyata emang saking padatnya jadi ada yang gak bisa lewat, ada yang touch up juga dulu. Ya sudahlah, yang penting mereka sudah selesai semua. 

Selanjutnya, menuju ke meja prasmanan yang menyajikan makanan berat kayak nasi dan kawan-kawan. Tadi waktu baru tiba sempat liat nasi berwarna tapi kayaknya sudah keburu habis. Masih ada sih nasi dan lauk lainnya kayak ikan ayam, sayur, dan berapa kuah pilihan yang gak sempat saya liatin satu-satu serta kerupuk dan aneka sambal. Saya ngambil lauknya agak dibanyakin karena siapa tahu sempat bungkus tapi ternyata ada papan yang tercantum gak boleh bungkus. Hmm ...

Kami kembali ke meja dan baru mulai makan. Dan barulah mejanya kursi kami penuh semua yang mengandalkan teman-teman semua sudah pada datang. Makannya sambil ngobrol biar makannya gak kerasa. Cuma karena sudah keburu begah jadi makannya disudahin padahal.masih banyak yang sisa. Gimana nih? ...

Foto Bersama

Sesi puncak acara yaitu sesi foto bersama. Kami foto yang berada gak jauh dari meja kami dengan latar panggung dan hiasan kampus biar jadi background gitu. Nah, kalau soal dokumentasi seperti foto dan lainnya itu saya tlmeneyrahkan kepada teman yang sudah ahli di bidangnya entah itu karena ada yang memang anak perfilman ataupun yang anak konten. Cukup lama kami foto-foto mulai dari rame-rame, woman only alias khsusus buat perempuan, couple, dan kelompok kecil ataupun sendirian. Nah, selesai foto rame-rame dan woman only, satu persatu teman-teman pun mulai berpamitan yang kembali ke urusan masing-masing.

Go home~

Nah, saya dan teman yang waktu berangkat bareng ikut nebeng pulang sama teman yang bawa mobil. Tadi juga sempat bungkusin sisa makanku biar gak mubasir. Alhamdulilah ~  Berhubung masih jam macet jadi kami lewat tol dengan biaya tol ditanggung sendiri sama yang punya mobil. Padahal harusnya kita yang nebeng nawarin bayar uang tolnya tapi ya sudahlah. Pas di mobil baru kerasa kok kayaknya saya sesak banget yah? Kayaknya efek makan gak dikontrol tadi waktu di hotel, kalap benerr. Alhasil pulang di rumah langsung keluarin bungkusan tadi ke meja terus ke kamar buat tidur. Gak nyaman sih, nanti pas bangun saat tengah malam baru sesaknya bilang. Baru mau salat juga dan tak lupa cek hp.

Ternyata, masih ada nongkrong part selanjutnya tadi sehabis bukber dan mereka baru pulang tengah malam. Adspact memang gitu, kalau habis dari acara nikahan atau apakah biasanya nongkrong dulu setelahnya. Berhubung karena nebeng jadi gak bisa banyak pilihan buat ikut pulang yang gak bisa nongkrong setelahnya. Toh tadi juga dadaku sesak.

Habis itu tidur lagi dan bangun buat makan sahur.  Sahurnya pake lauk bungkusan dari hotel yang di tumis lagi sama mama soalnya rasanya hambar. Setelah makan, baru deh cek template di Instagram buat update foto bukber kemarin.

You Might Also Like

1 komentar

Terima kasih telah mengunjungi aindhae.com. Silahkan komentar dengan bijak. No spam please!
Link error? Tell me please.

PART OF