Tips Olahraga Saat Berpuasa

May 04, 2021

Olahraga memang penting untuk tubuh manusia karena dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Berbagai resiko terkena penyakit dapat kita kurangi dengan berolahraga secara rutin contohnya penyakit jantung, diabetes, kanker, tekanan darah tinggi dsb. Olahraga juga membantu menjaga penampilan dan memperlambat proses penuaan dini.

Tapi kalo lagi puasa bisa gak yah kalo kita berolahraga? Hal ini juga menjadi pertanyaan bagi saya. Apakah aman, bagaimana caranya, metodenya, dan berbagai macam hak yang kadang membuat kita takut untuk berolahraga. Padahal sebenarnya olaraha tetap bisa dilakukan di saat puasa, tentunya ada hal-hal yang perlu diperhatikan.

So, berikut ini poin penting yang perlu diperhatikan dari saya setelah merangkum dari yang telah saya ketahui yang bisa menjadi tips untuk kalian.

Baca Juga:

MOMEN YANG PALING DIRINDUKAN SAAT RAMADAN

NGUMPUL BERSAMA KELUARGA SAAT RAMADAN

INIKAH RASANYA PUASA SAAT PANDEMI?

Kenali Tubuhmu

Hal yang paling penting saat berolahraga ketika berpuasa adalah mengenali kebutuhan tubuh kita sendiri. Jangan paksakan tubuhmu untuk berolahraga!

Jika kalian mulai merasa lemah atau pusing saat berolahraga ketika berpuasa maka kemungkinan tubuh kita mengalamai gula darah rendah ataupun dehidrasi. Maka istirahatlah! Itu tidak akan baik bagi tubuh jika kalian melanjutkan olahraga kalian. Alih-alih ingin berolahraga, kalian mungkin malah bisa membatalkan puasa kalian.

Apalagi melakukan olahraga selama berpuasa mungkin tidak akan cocok kepada semua orang, ada yang bisa merasa tidak nyaman ketika melakukannya.

Waktu

Waktu berolahraga saat berpuasa sangat penting untuk diperhatikan bagi kalian yang ingin melakukannya. Ada tiga pertimbangan agar olahraga kalian lebih efektif saat berpuasa: apakah harus berolahraga sebelum, selama, atau setelah berbuka puasa hingga sebelum makan sahur.

Berolahraga berbuka sangat ideal untuk seseorang yang berkinerja baik selama berolahraga dengan perut kosong, sedangkan selama waktu beruka hingga waktu makan sahur lebih cocok untuk seseorang yang tidak suka berolahraga dengan perut kosong dan juga ingin memanfaatkan nutrisi pasca-olahraga. Untuk performa dan pemulihan, berolahraga selama berpuasa adalah opsi terbaik.

Olahraga setelah berbukaa dapat dilakukan untuk orang yang suka berolahraga setelah mengisi bahan bakar tetapi tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya selama berpuasa.

Jenis olahraga

Berikut ini beberapa olahraga ringan yang saya pilih dan bisa kalian lakukan.

Yoga

Yoga merupakan olahraga yang termasuk ringan karena tidak membutuhkan gerakan yang tidak terlalu menguras tenaga sehingga memilih yoga menjadi olahraga yang dilakukan saat berpuasa adalah tindakam yang tepat. 

Prosesi yoga yang menitikberatkan pada latihan teknik pernafasan, akan membantu proses pemasokan oksigen ke dalam otak dan membantu kita untuk tetap jernih, tenang, dan nyaman selama berpuasa. Yoga juga membantu proses detoksifikasi tubuh lebih maksimal dengan melakukan selama 15-30 menit pada sore hari sebelum berbuka puasa.

Jogging atau Treadmill Ringan

Jogging dengan intensitas ringan merupakan olahraga yang sangat baik dilakukan saat berpuasa. Jogging bisa kita lakukan beberapa jam setelah sahur dan atau sore hari sebelum waktu berbuka puasa. Jogging di pagi hari membuat kita tidak merasa terlalu lelah, karena masih banyak energi yang tersimpan di dalam tubuh setelah makan. Kalian dapat melakukan jogging ringan selama 20-30 menit untuk menjaga kebugaran tubuh saat berpuasa, namun jangan lupa untuk mempertahankan pasang intensitas jogging ringan untuk mencegah dehidrasi berlebihan.

Jalan-Jalan Santai

Jalan santai bisa menjadi alternatif bagi kalian jika kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk jogging. Jalan-jalan santai sangat bagus untuk kesehatan tulang belakang dan otot jantung. 10 ribu langkah per hari dapat mencegah osteoporosis. Namun, kalian harus memilih waktu yang tepat untuk melakukan jalan-jalan santai seperti pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa

Latihan Beban

Latihan beban juga bisa kalian lakukan saat berpuasa dengan memilih beban yang tidak terlalu berat. Kalian harus melakukan angkat beban secara perlahan agar otot tidak kram. Kalian bisa melakukan latihan beban di rumah saat sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Nutrisi

Memilih konsumsi makanan yang tepat berolahraga dapat membangun atau memelihara otot dengan mengatur waktu berolahraga selama periode makan sehingga tingkat nutrisi lebih efektif. Contohnya saat melakukan angkat beban, kalian harus mencukupi kebutuhan protein setelah latihan untuk membantu regenerasi.

Makanan

Di sinilah waktu makan berperan. Kalian harus mengatur waktu makan mendekati waktu olahraga dengan ntensitas sedang atau tinggi adalah kuncinya. Cara ini akan membuat tubuh kalian memiliki beberapa simpanan glikogen untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar ketika berolahraga.

Air minum

Saat waktu setelah waktu beruka puasa hingga sahur dianjurkan agar minum lebih banyak air saat berpuasa. Hal ini juga menjadi penting agar kalian tidak dehidrasi saat melakukan olahraga ketika berpuasa.

Pro dan Kontra 

Ada beberapa pro dan kontra yang perlu dipertimbangkan sebelum kalian memutuskan untuk berolahraga dalam keadaan berpuasa. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berolahraga sambil berpuasa memengaruhi biokimia dan metabolisme otot yang terkait dengan sensitivitas insulin dan manajemen kadar gula darah yang stabil.

Keuntungan saat kota berpuasa yaitu simpanan energi karbohidrat kita yang dikenal denhan glikogen kemungkinan besar akan habis, sehingga akan membuat kita membakar lebih banyak lemak saat berolahraga yang memiliki sisi negatif.

Olahraga saat berpuasa bisa memungkinkan tubuh akan mulai memecah otot untuk menggunakan protein sebagai bahan bakar. Selain itu, rentan terhadap benturan yanh maksudnya adalah akan memiliki lebih sedikit energi dan tidak dapat berolahraga terlalu keras atau tampil sebaik mungkin.

Puasa dan olahraga jangka panjang tidaklah bagus. Tubuh akan menghabiskan sendiri kalori dan energi, yang pada akhirnya bisa memperlambat metabolisme tubuh kalian.

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah mengunjungi aindhae.com. Silahkan komentar dengan bijak. No spam please!
Link error? Tell me please.

PART OF