Tentang Ngeblog, yang Jadi Tobi Terbaruku

April 28, 2021

Hobi saya sejak dulu bisa dibilang itu-itu saja. Cukup monoton memang. Mulai dari menonton, mendengarkan musik, main game, dan mencicipi makanan enak. Rasanya itu saja yang saya laukan sebagai hobi. Tak ada yang terlalu banyak berubah karena saya masih melakukan hoi saya tersebut meskipun ada hobi baru yang saya lakukan saat ini.

Yup, ngeblog memang menjadi hobi terbaru dalam setahun terakhir ini. Keinginan yang sejak lama yang sudah saya idamkan ini akhirnya bisa terwujud melalui blog pribadi saya aindhae.com. Saya akan menceritakan bagian menarik dari hobi baru saya yaitu ngeblog. 

Baca Juga:

7 SUMBER KEBAHAGIAANKU

RENCANA 5 TAHUN KEDEPAN

BAHASA YANG INGIN DIKUASAI, MULAI DARI BAHASA ASING HINGGA BAHASA DAERAH

Content writer

Awalnya saya berminat menjadi content writer dengan alasan profil saya yang tidak terlalu terekspos karena terasa kurang nyaman. Berniat menjadikan content writer menjadikan ladang pundi-pundi rupiah pun pernah saya pikirkan. Tidak mudah karena saya memang tidak memiliki banyak pengalaman. Saya mulai belajar dan mencoba aplikasi disana-sini namun belum ada yang diterima.

Kecewa dengan hasil yang saya dapatkan akhirnya saya lebih fokus untuk belajar otodidak sebagai content writer dari berbagai sumber. Salah satunya yah dari ngeblog ini lah saya melatih menjadi content writer. Typo, kurang jelas dan bingung mau menulis apa masih saya alami. Toh saya masih amatir. Yang jelas saya masih dan ingin belajar.

Saya penah membaca bahwa blogger bisa dibilang juga sebagai content writer berarti saya bisa dibilang content writer dong. Toh.. semua tulisan yang ada di blog ini adalah tulisan saya sendiri alias orisinil. Hal ini tidak perlu diberdebatkan sebenarnya karena saya hanya akan mengakui hanya saat di blog ini tidak di luar. Itu saya lakukan agar membuat diri saya senang dan sebagai motivasi, hanya itu.

Ngotak-atik kode html

Harus saya akui bahwa salah satu bagian paling mengasyikkan saat ngeblog adalah ngotak-atik kode htmlnya. Hal itu benar-benar saya rasakan ketika pertama kali menggunakan menggunakan template tema diluar yang disediakan oleh platform blogger. Saya melakukannya agar blog saya lebih eye catching setelah memasan domain tld pada blog ini. Sudah keluar uang untuk beli domain masa tampilannya seperti sata gratisan sih, pikirku saat itu. 

Ngotak-atik html yang awalnya sangat memusingkan berubah menjadi candu saat berhasil menguasai dan mengubah tampilan blog ini sesuai yang saya inginkan. Tak mudah tentunya, butuh berbulan-bulan higga saya membiasakan diri meskipun sampai saat ini saya masih dibuat kebingungan dibuatnya. Tentu saja, hal tersebut masih terlalu awam untuk saya yang memang baru memulai dan menyentuk blog.

Rasanya seperti memecahkan teka-teki atau soal matematika. Pusing dan penasaran menjadi alasannya saya tetap bertahap untuk memahami kode htmlnya. Pernah kepala saya dibuat sangat pening karena memaksakan memecahkan apa makna beberapa kode html karena membuat tampilan blog ini menjadi ambur-adul, menurutku. Sangat sayang rasanya membiarkan blog ku menjadi seperti itu. Namun, sungguh lega rasanya aat berhasil mengetahui fungsi atau makna salah satu kode html.

Ngotak-atik kode html menjadi salah satu cara saya agar otak saya murah. Konon, semakin tidak pernah otak digunakan untuk berpikir maka semakin mahal pula harganya. Gak mau lah otak saya mendapatkan nasib seperti itu. Saya memang gak jenius tapi jika gak pernah digunakan takutnya ota saya bisa tumpul karena sempat kelamaan menganggur sehingga tidka pernah dipakai untuk berpikir yang berat-berat dan kritis. Padalah masalah kehidupan juga berat sih. Adeuhhh...

ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id

ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id merupakan blog yang saya kelola juga berisikan konten berbahasa Bugis ataupun bahasa Makassar dengan tulisan huruf lontara. ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id merupakan blog yang diberikan secara gratis, baik domain maupun hostingnya oleh penyelenggara dalam rangka mengikuti Lomba Website Aksara Lontara. Bukan asal aksara lontara tetapi harus berdasarkan kaidah dan dalam bahasa daerah yang ada di Sulawesi Selatan seperti Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar. 

ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id  yang dibaca Manurunge.id diambil dari nama sebuah kelurahan di pusat kota Bone yang merupakan lokasi rumah nenek saya dulunya. Yah, Bone merupakan kampung halaman bapak saya dan leluhurnya. Tujuan saya mengikuti lomba ini juga merupakan sebagai wadah untuk mengenang kampung halaman ayah saya dan juga untuk menjaga kearifan lokal di daerah saya di Sulawesi Selatan. Banyak harapan saya sebenarnya dibali ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id  ini.

Sayangnya, ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id dibuat dari platform wordpress membuat saya kewalahan dan harus belajar dari nol. Selama ini saya hanya tahu ngeblog menggunakan platform blogger. Mana plugin tidak tersedia sehingga membuat saya untuk tidak bisa terlalu mengeksplor ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id. Apa mungkin karena saya yang kudet yah. Ya mau gimana toh blog ini juga diberikan secara gratis dan penyelenggara sepertinya hanya ingin peserta lombanya fokus terhadap konten. Semoga saya bisa tetap fokus melakukannya karena penilainnya akan dilakukan 2 bulan lagi yaitu di bulan Juli. Semangat buat diriku!

Jika berkenan dan tidak sibuk, kalian bisa memberikan dukungan terhadapku dengan memberikan komentar di postingan atau artikelnya. Gak mesti Bahasa Bugis atau Bahasa Makassar kok, apalagi pake aksara lontara. Cukup Bahasa Indonesia aja kok, saya sudah sangat senang. hihihh...

Ayo, kalian jangan lupa untuk mampir sebentar untuk melihat ᨆᨊᨘᨑᨘᨂᨙ.id!

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah mengunjungi aindhae.com. Silahkan komentar dengan bijak. No spam please!
Link error? Tell me please.

PART OF